home Others Cara Mudah Servis Rutin Mobil Secara Mandiri

Cara Mudah Servis Rutin Mobil Secara Mandiri

Setiap pemilik kendaraan pasti menyadari bahwa jika ingin mendapatkan pengalaman berkendara yang aman dan nyaman setiap hari, maka harus merawat mobil dengan maksimal. Salah satu caranya adalah dengan melakukan servis rutin. Anda tidak harus pergi ke bengkel untuk melakukan servis mobil saat ini. Jika tidak ada kerusakan yang signifikan, Anda bisa melakukan ini di rumah saja secara mandiri.

Selain dapat menghemat pengeluaran jika dibandingkan menggunakan montir panggilan atau ke bengkel, cara ini secara tidak langsung juga akan memberikan Anda pengalaman dan tambahan pengetahuan tentang mobil sehingga ketika sewaktu-waktu terjadi masalah yang serupa, Anda bisa langsung menanganinya. Berikut ini adalah beberapa aspek pada mobil yang bisa Anda cek dan rawat secara mandiri tanpa harus ke bengkel.

Cara Servis Mobil Secara Mandiri

  1. Mengecek fuse box secara rutin

Cara servis mobil yang pertama adalah dengan mengecek bagian fuse box secara rutin dan memastikan apakah semua berfungsi dengan normal atau tidak. Apabila pada beberapa komponen seperti lampu, radio, dan sebagainya tidak bekerja, cek bagian fuse mobil Anda. Caranya adalah Anda hanya membutuhkan tang, fuse cadangan, serta buku manual mobil Anda.

Fungsi dari buku manual mobil ini adalah untuk memudahkan Anda menemukan fuse box pada mobil karena setiap mobil dapat memiliki lokasi fuse box yang berbeda. Agar tidak terlalu membuang waktu, manfaatkan buku manual tersebut. Selain itu, di buku manual biasanya juga akan disebutkan cara untuk membuka dan menutup fuse box tersebut. Setelah fuse ditemukan, Anda hanya tinggal menggantinya dengan yang baru.

  1. Mengganti ban jika sudah tidak layak pakai

Seiring pemakaian dan berjalannya waktu, kualitas ban pasti semakin lama akan semakin menurun seperti daya cengkeram berkurang atau kerusakan-kerusakan lainnya. Jika dirasa ban mobil Anda sudah tidak nyaman dan perlu diganti, siapkan kunci roda, dongkrak, dan ban cadangan. Saat memilih ban yang baru, usahakan untuk memilih ban dengan kualitas yang baik agar bisa berumur panjang.

  1. Menjaga kondisi aki

Peran dari aki mobil untuk mesin memang sangat krusial. Oleh sebab itu, Anda wajib untuk selalu menjaga performa aki tersebut. Untuk melakukan pengecekan, Anda hanya perlu memastikan cairan elektrolit di dalam baterai masih tersedia. Hal ini perlu diperhatikan karena air elektrolit di dalam baterai akan selalu menguap dengan perlahan setiap saat.

Penguapan yang terjadi ini adalah penyebab kenapa semakin lama air di dalam baterai semakin berkurang. Jika dirasa cairan sudah tinggal sedikit, lakukan isi ulang air elektrolit yang memang sudah dirancang khusus untuk baterai mobil. Hindari menggunakan air biasa seperti air sumur, air minum, atau air kran.

  1. Ganti oli secara rutin

Setiap melakukan 5.000 km perjalanan, sebaiknya ganti oli mesin mobil Anda agar mesin tidak cepat rusak. Untuk mengganti oli mobil secara mandiri juga tidak terlalu susah. Pertama, angkat mobil dengan dongkrak supaya Anda bisa mendapatkan akses yang mudah ke bagian bawah mobil Anda. Setelah itu, kuras oli yang lama sampai benar-benar bersih dan isi dengan oli yang baru.

  1. Mengganti busi

Ketika mobil sudah mulai sulit untuk dihidupkan, maka hal pertama yang Anda perlu periksa adalah bagian busi. Tanda-tanda busi yang harus diganti adalah ketika terlihat melemah di saat proses pengapian. Hal ini bisa dirasakan saat ada suara yang tidak seperti biasa ketika distarter. Biasanya busi mobil diganti setelah penggunaan 45.000 km perjalanan. Namun, akan lebih baik jika dilakukan sebelum angka tersebut.

  1. Mengecek air radiator

Yang terakhir adalah memeriksa air radiator. Jika air radiator pada mobil ini habis, maka mesin akan berpotensi besar mengalami overheat yang dapat mengakibatkan kerusakan serius dan perlu biaya mahal untuk melakukan perbaikan. Oleh sebab itu, mengecek air radiator sangat penting. Caranya cukup sederhana, yakni hanya memastikan apakah air masih ada atau tidak. Sebaiknya ganti air radiator setiap menempuh perjalanan 20.000 km.

Itulah beberapa cara untuk melakukan check up atau servis rutin mobil secara mandiri. Namun, jika Anda masih merasa ragu atau kurang yakin jika melakukan sendiri, Anda bisa membawa mobil ke bengkel atau menggunakan servis montir panggilan untuk melakukan penanganan di rumah Anda.

shares